Senin, 16 Januari 2017

Membuat Outer Kimono Berhias Doodle


Ini adalah event ke-6 dari Kriya Indonesia dan event pertama di tahun 2017. Kali ini Kriya Indonesia dengan support dari Mesin jahit Brother dan Stabilo membuat workshop outer kimono yang dijahit dengan mesin jahit Brother kemudian dihias dengan menggunakan pen dari Stabilo.

Acara dibuka dengn perkenalan Astri Damayanti sebagai founder Kriya Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan produk Stabilo oleh pak Ray. Pengenalan produk berikutnya adalah dari mesin jahit Brother yang diwakili oleh mbak Maya. Tidak lupa perkenalan dealer mesin jahit Brother di Bandung. Sebagai tuan rumah, Abu Marlo juga bersedia hadir untuk say hallo dan memperkenalkan aktivitas anak jalanannya.

Workshop kali ini sengaja memilih lokasi di Marlo Kitchen yang berada di Jalan Tamblong no. 48-50 Bandung. Cafe ini adalah milik Abu MArlo, seorang Magician The Master yang peduli pada anak jalanan di Bandung. Dengan makan di cafe ini itu artinya kita akan turut membantu para anak jalanan binaan Abu Marlo yang diberikan pendidikan berdasarkan passionnya.


Ada enam mesin jahit yang disediakan oleh Brother yaitu tipe GS 2700, FS 101, nv 980d dan nv 750e. Mesin jahit GS 2700 memiliki 25 jenis jahitan sedangkan FS 101 merupakan mesin jahit komputer yang memiliki 100 jahitan dan  bisa juga menjahit huruf-huruf .

Sedangkan tipe nv980d ini dikenal juga dengan sebutan mesin jahit Mickey Mouse. Ini karena selain digunakan untuk menjahit mesin jahit nv 980d ini bisa digunakan untuk membordir dengan tema Mickey Mouse.  Mesin jahit nv 750e ini merupakan mesin jahit komputer dengan jumlah jahitan yang lebih sedikit dibanding FS 101 hanya saja warna pink pada bodynya membuat mesin jahit ini terkesan girly banget.


Kali ini workshop diikuti oleh sekitar 20 Blogger Bandung. Gak semuanya perempuan, tapi di sini ada juga kok yang laki-laki. Jadi soal gender gak ada masalah kan? Karena yang namanya ketrampilan menjahit dan menggambar bisa dilakukan oleh siapa saja. Yang penting suka.


Baju yang dibuat cukup mudah yaitu outer alias luaran. Sengaja dipilih dengan model tangan Kimono supaya peserta bisa menyelesaikan jahitan dengan mudah. Kain yang diperlukan sepanjang 1,5 meter. Cara membuatnya juga mudah dengan bantuan pola dengan ukuran lebar 5 cm yang dibuat lengkung dibagian atasnya sepanjang 2 cm dan panjang 75 cm. Lengkungan ini diguanakn sebagai pola leher bagian belakang.


Kain sebelumnya dilipat dua sama besar dengan arah serat memanjang. Letakkan pola di bagian tengah kain kemudian gunting menurut pola. Jahit kelim sekeliling kain dengan tipe jahitan lurus. Jangan lupa jahit bentuk "L" di kedua sisi kain untuk membentuk tangan.

Setelah jadi outer kimono, maka langkah selanjutnya adalah membuat doodle. Kegiatan ini dipandu oleh mbak Tanti Amelia yang juga dikenal sebagai "Neng Doodle". Doodle ini dibuat dengan menggunakan permanent maker dari Stabilo. Mungkin kita mengenal permanen marker itu sebagai spidol yang biasa digunakan pada media kertas. Tapi kali ini dicoba dibahan kain hasilnya juga bagus.


Jangan takut hasil lukisan akan luntur ketika kain dicuci. Kemaren tim Kriya Indonesia sudah mencoba dan ternyata hasilnya lukisan masih tetap menempel kok pada kain. Istimewanya, permanent maker dari Stabilo ini gak mengandung silen dan toluen, jadi aman banget.


Kita bisa coba kok dengan menempelkan ujung spidol pada styrofoam. Kalau produk lain yang mengandung silen & toluen maka permukaan styrofoam akan melelh seperti terbakar. Sedangkan ketika ujung pen stabilo ditempelkan pada styrofoam tidak terjadi perubahan apa-apa. Silen & toluen itu adalah salah satu racun yang berbahaya bagi tubuh manusia. Zat ini bisa menyebabkan kanker.

Permanent marker ini memiliki 10 warna, jadi kita bisa bebas berkreasi. Medianya juga bisa kok dicoba di mug keramik. Kembali lagi ke outer kimono, setelah diberi doodle di beberapa bagiannya, maka akan terlihat semakin cantik.



Foto-foto koleksi :

  • Kriya Indonesia
  • @tehokti
  • @laboratorium
  • @rayafr



3 komentar:

  1. Siip . . . Bunda mo jadikan referensi. Akrobat ni Emak ngejar 19 Jan, nuhuun ya tulisannya kece'

    BalasHapus
  2. Senang bisa menjadi bagian acara ini. Jujur saya yang tidak bisa jahit, disulap bisa buat outer mesti hasilnya bengkok bengkok hahaha...
    Tapi saya gak jera, justru saya ingin terus belajar lagi biar benar2 bisa jahit seperti Mbak Astri syukur-syukur bisa jadi desainer, hahaha...
    Mimpi kedua sih, sekarang mimpi pertama dulu ya dapetin mesin jahitnya :)

    BalasHapus